Keterpanggilan

03 Okt 2017 oleh Admin

Keterpanggilan

Ada seseorang mengendarai mobil, tiba-tiba berhenti dan keluar dari mobilnya. Lalu mengambil seekor kucing hendak melintas di jalan raya. Subhanallah

Ada juga seorang ustadz jalan kaki menuju masjid. Dengan jubah, sorban dan Al Quran, tapi tidak sungkan untuk memungut sampah di jalan yg dilewatinya.

Ada ustadz senior memijit mijit jamaah di depannya yg sedang mengantuk. Saat ada taklim di masjid.

Ada juga orang-orang bekerja menyelesaikan tugas. Padahal di luar jam kerja dan tidak ada hitungan lembur.

Para relawan melakukan tugas kemanusiaan. Adanya musibah, bencana, kecelakaan terpanggil untuk membantu mereka.

Itulah keterpanggilan. Keterpanggilan berasal dari hati yang paling dalam. Dia tidak bisa ditukar, dinilai dengan materi.

Keterpanggilan itu mahal. Karena tidak semua orang memiliki hati untuk terpanggil membantu, menolong, peka, peduli kepada orang lain atau kepentingan umum.

Keterpanggilan adalah cerminan dari keikhlasan. Karena dia hanya mengharapkan imbalan dari Allah SWT.

Keterpanggilan itu nilai kemanusiaan hakiki yang mendasar. Ini yg membedakan manusia dgn mahluk lain.

Mengurus agama Islam juga keterpanggilan. Yaitu keterpanggilan iman.

Mengurus agama dalam bentuk tarbiyah, dakwah. Mendidik para santri untuk menjadi generasi, membuat sistem kehidupan bermasyarakat, menyiapkan sarana ibadah, mensiarkan dan mengajak orang banyak untuk menikmati Islam adalah bagian dari keterpanggilan.

Keterpanggilan?

Masihkah ada dalam diri kita untuk mengurus agama Allah di bumi Allah ini.?

Card image cap

Kerja bakti dan Jihad

02 Okt 2017