{"id":7504,"date":"2025-07-18T06:12:49","date_gmt":"2025-07-18T06:12:49","guid":{"rendered":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/?p=7504"},"modified":"2025-07-21T05:24:55","modified_gmt":"2025-07-21T05:24:55","slug":"menitipkan-anak-ke-pesantren-bukan-melepas-orang-tua-harus-tahu-4-pijakan-ini","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/?p=7504","title":{"rendered":"Menitipkan Anak ke Pesantren Bukan Melepas, Orang Tua Harus Tahu 4 Pijakan Ini"},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"7504\" class=\"elementor elementor-7504\" data-elementor-post-type=\"post\">\n\t\t\t\t<div class=\"has_eae_slider elementor-element elementor-element-3b6fab49 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-particle_enable=\"false\" data-particle-mobile-disabled=\"false\" data-id=\"3b6fab49\" data-element_type=\"container\" data-settings=\"{&quot;ekit_has_onepagescroll_dot&quot;:&quot;yes&quot;}\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ab2d236 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"ab2d236\" data-element_type=\"widget\" data-settings=\"{&quot;ekit_we_effect_on&quot;:&quot;none&quot;}\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-widget-container\">\n\t\t\t\t\t\t\t<!-- wp:image {\"id\":7505,\"sizeSlug\":\"full\",\"linkDestination\":\"none\",\"align\":\"wide\"} -->\n<figure class=\"wp-block-image alignwide size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"561\" class=\"wp-image-7505\" src=\"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Santri-KB-RA-Gutem-by-SKR-edit.jpeg\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Santri-KB-RA-Gutem-by-SKR-edit.jpeg 800w, https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Santri-KB-RA-Gutem-by-SKR-edit-300x210.jpeg 300w, https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Santri-KB-RA-Gutem-by-SKR-edit-768x539.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/>\n<figcaption class=\"wp-element-caption\"><em>Suasana penjemputan santri cilik KB-RA di Ponpes Hidayatullah Gunung Tembak, Balikpapan, pada hari pertama masuk sekolah tahun pelajaran 2025-2026, Senin (14\/7\/2025).* [Foto: SKR\/MCU]<\/em><\/figcaption>\n<\/figure>\n<!-- \/wp:image --><!-- wp:paragraph -->\n<p><strong>lpp-hidayatullah.id\u00a0\u201cKALAU\u00a0<\/strong>Ibunda Nabi Musa bisa menghanyutkan bayinya ke sungai karena perintah Allah, mengapa kita masih ragu melepas anak ke pesantren?\u201d<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Kalimat itu membuka materi Ustadz Hodam Wijaya, MPP. Dalam kegiatan Zoom Meeting bertajuk \u201cSekolah Orang Tua\u201d, pada Jumat (11\/7\/2025) malam.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Acara ini diselenggarakan oleh LPPH Gunung Tembak dan diikuti para wali santri dari seluruh unit pendidikan Ummulqura: KB-RA, MI, SMH Raadhiyatan Mardhiyyah Putra\/Putri dan Wali Santri Pondok Tahfidz Ahlus Suffah.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Ustadz Hodam Wijaya mengingatkan para orang tua, bahwa menitipkan anak ke pesantren bukan sekadar urusan logistik, tetapi tindakan spiritual yang bermula dari niat dan ditopang oleh iman.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Anak adalah titipan Allah, maka harus dikembalikan kepada Allah dalam keadaan terbaik.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p><strong>4 Hal Penting Pijakan Orang Tua<\/strong><\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Dalam penyampaiannya, Ustadz Hodam merangkum empat hal penting sebagai pijakan bagi orang tua dalam membersamai perjalanan anak di pesantren.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Inilah titik balik yang perlu direnungkan bersama, agar amanah ini dijalani bukan sekadar secara lahir, tapi juga dengan kekuatan iman.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:list {\"ordered\":true} -->\n<ol class=\"wp-block-list\"><!-- wp:list-item -->\n<li><strong>Luruskan Niat<\/strong>. Anak dititipkan ke pesantren bukan karena sibuk atau ikut-ikutan, tetapi karena ingin Allah yang menjaga. Maka pendidikan ini harus dimulai dari niat karena Allah.<\/li>\n<!-- \/wp:list-item --><!-- wp:list-item -->\n<li><strong>Keshalehan Orang Tua = Benteng Terkuat<\/strong>.<br \/>Anak tidak cukup dijaga oleh pagar pondok. Ia dijaga oleh ibadah orang tuanya. Saat anak qiyamulail di pondok, orang tua pun harus qiyamulail di rumah. Anak menghafal, orang tua pun harus menjaga Qur\u2019annya.<\/li>\n<!-- \/wp:list-item --><!-- wp:list-item -->\n<li><strong>Jarak Boleh Ada, Kasih Sayang Tetap Harus Terasa<\/strong><br \/>Telepon singkat, kiriman hadiah kecil, dan perhatian sederhana bisa menjadi penyambung hati. Anak tidak rapuh karena jauh, tapi karena merasa ditinggalkan.<\/li>\n<!-- \/wp:list-item --><!-- wp:list-item -->\n<li><strong>Rumah &amp; Pesantren Harus Satu Visi<\/strong><br \/>Orang tua adalah mitra pesantren. Jangan mencela guru di depan anak. Jangan membela pelanggaran hanya karena kasihan. Barakah ilmu hilang jika adab pada guru runtuh.<\/li>\n<!-- \/wp:list-item --><\/ol>\n<!-- \/wp:list --><!-- wp:paragraph -->\n<p><strong>Bahasa Iman<\/strong><\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Dalam sesi tanya jawab, Ustadz Hodam menambahkan satu hal penting: gunakan bahasa iman saat bicara dengan anak.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Ajak anak menyebut nama Allah dalam percakapan sehari-hari. Kaitkan setiap kejadian dengan ayat Allah.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Ustadz Hodam mencontohkan bagaimana cara menasihati anak yang dimusuhi teman.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>\u201cNak, temanmu biasanya baik ya? Berarti Al-Qur\u2019an benar ya, syetan itu membisikkan kejahatan. Jangan jauhi dia, tapi dakwahi. Kata Allah, wataw\u0101\u1e63aw bil-\u1e25aqq.\u201d<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Atau saat anak mulai mendengarkan musik, orang tua bisa mengajak dialog lembut, \u201cNak, siapa yang memuliakan kamu hingga bisa menjadi penghafal Qur\u2019an? Kira-kira Allah ridha tidak jika kamu isi telingamu dengan musik seperti ini?\u201d<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Bahasa iman bukan hanya menegur, tapi juga mengarahkan anak kepada Allah agar mereka belajar, menghafal, dan berbuat baik bukan karena takut, tapi karena cinta kepada Allah.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:image {\"id\":42800} -->\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-42800\" src=\"http:\/\/www.ummulqurahidayatullah.id\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Hodam-Wijaya-by-Ist.jpeg\" alt=\"\" \/>\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Ustadz Hodam Wijaya.* [Foto: Istimewa]<\/figcaption>\n<\/figure>\n<!-- \/wp:image --><!-- wp:paragraph -->\n<p><strong>\u201cOrang Tua yang Pantas Ditolong\u201d<\/strong><\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Ustadz Hodam menutup dengan kalimat yang menggetarkan hati:<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>\u201cKalau kita ingin anak-anak kita dijaga oleh Allah, maka kita pun harus menjadi orang tua yang pantas ditolong oleh Allah.\u201d<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>Semoga pertemuan ini menjadi awal dari kebersamaan spiritual yang lebih kuat antara rumah dan pesantren dalam mengantarkan generasi Qurani menuju ridha dan surga-Nya.*\u00a0<em><strong>(Itha\/Media Center @Ummulqurahidayatullah)<\/strong><\/em><\/p>\n<!-- \/wp:paragraph --><!-- wp:paragraph -->\n<p>\u00a0<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph -->\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>lpp-hidayatullah.id\u00a0\u201cKALAU\u00a0Ibunda Nabi Musa bisa menghanyutkan bayinya ke sungai karena perintah Allah, mengapa kita masih ragu melepas anak ke pesantren?\u201d Kalimat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":7505,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[],"class_list":["post-7504","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7504","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=7504"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7504\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7529,"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/7504\/revisions\/7529"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/7505"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=7504"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=7504"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lpp-hidayatullah.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=7504"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}